Beberapa "paket" kehidupan :
1. Impian dipaketkan dengan Ujian. Silakan memiliki impian kalau sudah siap diuji dalam perjalanan pencapaiannya.
2. Memiliki dipaketkan dengan Melepaskan. Silakan memiliki "rasa
memiliki" kalau sudah siap melepaskan apa yang dimiliki. Karena pada
hakikatnya semua milik Allah.
3. Pilihan dipaketkan dengan Resiko. Silakan memilih tapi bersiaplah atas resikonya.
4. Kesenangan dipaketkan dengan kesusahan. Silakan bersenang-senang dan
bersiaplah untuk kesusahannya. Itu sebabnya, Allah menyuruh kita untuk
bersenang-senang itu alakadarnya, sehingga susahnya juga cukup
alakadarnya. Semakin maksimal senangnya, maka semakin maksimal susahnya.
inilah keseimbangan semesta.
Wallahu a'lam
Admin S3
Komunitas Titik Nol
Beberapa "paket" kehidupan :
1. Impian dipaketkan dengan Ujian. Silakan memiliki impian kalau sudah siap diuji dalam perjalanan pencapaiannya.
2. Memiliki dipaketkan dengan Melepaskan. Silakan memiliki "rasa memiliki" kalau sudah siap melepaskan apa yang dimiliki. Karena pada hakikatnya semua milik Allah.
3. Pilihan dipaketkan dengan Resiko. Silakan memilih tapi bersiaplah atas resikonya.
4. Kesenangan dipaketkan dengan kesusahan. Silakan bersenang-senang dan bersiaplah untuk kesusahannya. Itu sebabnya, Allah menyuruh kita untuk bersenang-senang itu alakadarnya, sehingga susahnya juga cukup alakadarnya. Semakin maksimal senangnya, maka semakin maksimal susahnya. inilah keseimbangan semesta.
Wallahu a'lam
Admin S3
Komunitas Titik Nol
1. Impian dipaketkan dengan Ujian. Silakan memiliki impian kalau sudah siap diuji dalam perjalanan pencapaiannya.
2. Memiliki dipaketkan dengan Melepaskan. Silakan memiliki "rasa memiliki" kalau sudah siap melepaskan apa yang dimiliki. Karena pada hakikatnya semua milik Allah.
3. Pilihan dipaketkan dengan Resiko. Silakan memilih tapi bersiaplah atas resikonya.
4. Kesenangan dipaketkan dengan kesusahan. Silakan bersenang-senang dan bersiaplah untuk kesusahannya. Itu sebabnya, Allah menyuruh kita untuk bersenang-senang itu alakadarnya, sehingga susahnya juga cukup alakadarnya. Semakin maksimal senangnya, maka semakin maksimal susahnya. inilah keseimbangan semesta.
Wallahu a'lam
Admin S3
Komunitas Titik Nol
No comments:
Post a Comment