Gambar yang cantik...
Ketelanjangan bukanlah hal yang tabu bagi orang Jawa masa lalu. Mau
telanjang mau berpakaian, silakan. Ketelanjangan tidak identik dengan
kebodohan, tidak identik dengan ketidak sopanan. Bangsa China dan Eropa
yang datang ke Jawa memang terkejut melihat kebiasaan semacam ini,
mereka menganggapnya aneh. Ya jelas aneh bagi bangsa yang memiliki empat
musim, terutama musim salju yang
sangat-sangat dingin. Di Jawa tidak mengenal musim salju, sehingga
cuaca yang tidak ekstrim membuat mereka enjoy bertelanjang-telanjang
ria. Bahkan orang Jawa lebih nampak sehat karena cuaca yang hangat dan
lebih bersih karena terbiasa mandi tiga bahkan empat kali sehari
dibanding bangsa Eropa kala itu yang tiga hari saja belum tentu mereka
mandi.
Ketelanjangan ini berakhir ketika dogma 'dosa'
mempertontonkan tubuh wanita memasuki Jawa. Ditambah masuknya kebudayaan
Eropa yang sangat ribet dengan etika kala itu. Tubuh harus ditutup kain
berlapis-lapis, makan harus tenang tak boleh 'klontengan' sedikitpun,
bahkan cara mengiris daging-pun diatur (:P).
Ketelanjangan bukanlah hal yang tabu bagi orang Jawa masa lalu. Mau telanjang mau berpakaian, silakan. Ketelanjangan tidak identik dengan kebodohan, tidak identik dengan ketidak sopanan. Bangsa China dan Eropa yang datang ke Jawa memang terkejut melihat kebiasaan semacam ini, mereka menganggapnya aneh. Ya jelas aneh bagi bangsa yang memiliki empat musim, terutama musim salju yang sangat-sangat dingin. Di Jawa tidak mengenal musim salju, sehingga cuaca yang tidak ekstrim membuat mereka enjoy bertelanjang-telanjang ria. Bahkan orang Jawa lebih nampak sehat karena cuaca yang hangat dan lebih bersih karena terbiasa mandi tiga bahkan empat kali sehari dibanding bangsa Eropa kala itu yang tiga hari saja belum tentu mereka mandi.
Ketelanjangan ini berakhir ketika dogma 'dosa' mempertontonkan tubuh wanita memasuki Jawa. Ditambah masuknya kebudayaan Eropa yang sangat ribet dengan etika kala itu. Tubuh harus ditutup kain berlapis-lapis, makan harus tenang tak boleh 'klontengan' sedikitpun, bahkan cara mengiris daging-pun diatur (:P).
No comments:
Post a Comment